yume

yume

Yume Almo

Showing posts with label moments. Show all posts
Showing posts with label moments. Show all posts

Thursday, 29 December 2011

Menghadapi Ujian

Hari ini , Kamis 29 Desember 2011


Tidak ada orang yang tidak berdebar saat menghadapi ujian, kecuali jika kalian adalah orang yang terbiasa dengan ujian.

perasaan takut tiba - tiba datang mendera, entah bagaimana harus menghadapinya, hari ini aku harus ujian Proposal KTI.

belum pernah tau harus bagaimana saat menghadapi ujian semacam ini, jantung ini tak bisa tenang....
semua orang disekeliling ku mulai , memberiku dukungan, dan semangat tapi masih belum bisa tenang...

namun kini bukan saatnya mengkhawatirkan masalah tersebut, yang terpenting adalah menyelasaikan  ujian ini yang sebenarnya berlangsung singkat, tidak perlu ragu, yang terpenting maju saja.

Akhirnya aku maju dengan tekad tersebut, dan dengan dukungan orang tersayang tentunya..!!!

Alhamdulliah....


selesai.... aku sudah menyelasikan ujian ini.

untuk masalah tak bisa menjawab dengan baik, itu masalah yang sudah berlalu. hari ini telah selesai ujiannya..., tak perlu memikrkan hal yang sudah berlalu karena di pikir keraspun hal tersebut tak akan pernah kembali, jadi tetaplah bersyukur...., karena jika tidak bersyukur bisa dosa lho...

suatu saat jawaban salah hari ini pasti bisa menjadi pembelajaran, dan pengalaman 
yang terpenting kerjakan sebaik yang kamu bisa...,dan tetap berusaha!!




Wednesday, 20 July 2011

PS Gracioso Sonora Choir Malang Juara di Festival Cantonigros, Spanyol

seorang pelatih PSku , (Agustinus Hanoe ),di kampusnya suamiku adalah orang yang tergabung dalam PS GS Malang , aku ingin tau lebh banyak tentang GS dan tempat seperti apa yang mambuat pelatih PS saya begitu sibuk dan sering tidak bisa mengajar PS kami. ternyata sepeti ini misi mereka, dan aku bangga jadi oang bayuwangi.


Juli 23, 2010

Paduan Suara Gracioso Sonora Choir dari kota Malang berhasil meraih dua juara dalam Festival Cantonigros yang diselenggarakan pada 15-18 Juli 2010 di Cantonigros, Catalunya, Spanyol.
Sekretaris Tiga KBRI Madrid, Krisnawati Desi Purnawestri mengatakan bahwa paduan suara dari Malang itu meraih juara ketiga untuk kategori Paduan Suara Campuran Klasik (Mix Choir Classic) dan juara tiga kategori Paduan Suara Campuran Musik Populer (Mix Choir in Popular Music). Sementara peringkat pertama pada kedua kategori itu dimenangkan Filipina, sedangkan posisi kedua untuk kedua kategori itu diraih Slovenia, ujarnya .

Festival Musik Internasional Cantonigros yang pada tahun ini diikuti oleh 23 negara, adalah kompetisi dan pagelaran paduan suara dan tari, yang secara keseluruhan terbagi dalam lima kategori.
Kategori pertama adalah Paduan Suara Campuran (Klasik), kategori kedua adalah Paduan Suara Anak-anak, kategori ketiga adalah Paduan Suara Vokal Wanita, sedangkan kategori ke-empat dan kelima adalah Paduan Suara Campuran Lagu Populer, dan Kategori Tarian Tradisional.

Kelompok paduan suara dan tari dari berbagai negara berpartisipasi dalam festival ini dalam kontes yang diadakan setiap hari, dan beberapa akan terpilih untuk tampil dalam konser malam harinya.
Selama kehadirannya di Spanyol, selain mengikuti Festival Cantonigros, PS Gracioso Sonora juga tampil dalam acara penyerahan penghargaan sosial yang diadakan Bancaja, suatu bank swasta di Spanyol, di Palau de la Musica de Catalunya, Barcelona.

Acara ini mempunyai kekhususan mengingat Bancaja adalah bank di Spanyol yang mempunyai program pemberian kesempatan kerja bagi para penyandang cacat. Di dalamnya diadakan penyerahan penghargaan kepada perusahaan-perusahaan yang berkolaborasi dengan Bancaja untuk memberikan lapangan pekerjaan kepada para penyandang cacat tersebut.

Dalam penampilannya di acara yang terbilang elit tersebut, PS Gracioso Sonora menampilkan delapan lagu dari berbagai daerah di Indonesia, yaitu Lajengan (Madura), Soleram (Riau), Bubuy Bulan (Jawa Barat), Wor (Papua), Ahtoi Porosh (Kalimantan), Sudah Berlayar (Maluku), Montor-Montor Cilik (Jawa), dan Luk-Luk Lumbu (Banyuwangi).

Sebelum tiba di Spanyol, grup yang terdiri dari 16 vokalis perempuan dan 12 pria dengan konduktor Budi Susanto dan manajer Amanda Hasibuan ini juga baru saja menyelesaikan beberapa festival yang diikutinya di Jerman dan Belanda.
Sumber: Antara

Tuesday, 5 July 2011

Pameran bunga internasional





Sejalan dengan dimulainya bulan Mei yang memiliki cuaca yang cukup bagus, di Korea sungguh banyak Festival yang diselenggarkan. Berbagai festival yang menyajikan pertunjukan atau kegiatan yang berbeda-beda dapat dinikmati hampir diseluruh pelosok Korea. Dinamika Korea edisi hari ini akan mengajak anda ke pameran bunga internasional kota Goyang.

Sejak tgl. 23 April yang lalu sebuah pameran bunga internasional diadakan di taman danau Ilsan kota Goyang propinsi Kyoung-gi. Pameran ini merupakan yang ke-5 sejak diadakan pertama kali pada tahun 1997. Dan untuk pameran kali ini ada 24 negara yang ikut serta termasuk Indonesia, Cina, Vietnam, Belanda sehingga lebih dari 1000 jenis bunga dapat dinikmati dalam pameran. Selain bunga, tanaman yang lain dan serangga yang unik juga dapat disaksikan dalam pameran kali ini.

Ketika kita memasuki taman Danau Ilsan, maka kita akan melihat 6 tenda yang besar sekali yang dipenuhi dengan tanaman dan bunga-bunga yang indah, dan jalan-jalan juga dihiasi dengan patung-patung yang terbuat dari bunga serta hiasan lainnya. Sehingga orang-orang yang datang ke pameran ini sibuk mengambil photo dengan latar hiasan dan bunga-bunga yang indah itu.
Kita akan sering mendengar mereka mengungkapkan “Wah disini sungguh hebat..indah dan unik.” Nah, selama penyelenggaraan pameran ini maka tgl 25 april yang lalu merupakan hari yang khusus terutama bagi masyarakat Indoensia. Anda mau tahu alasannya ??



Pameran bunga internasional ini menentukan ‘National Day’, dan setiap negara dapat menunjukkan banyak kegiatan. Tanggal 25 yang lalu adalah Indonesian Day, jadi hari itu banyak pertunjukan seperti permainan angklung, Tari ngarojen, tari jaipong, pendet bali, tari piring dll yang dipertunjukan kepada para pengunjung. Sebenarnya Hari itu cuacanya buruk sekali. Turun hujan, anginnya kencang, apalagi lokasi pameran itu sangat dekat dengan danau jadi dingin sekali. Tetapi pihak penyelenggara maupun pengunjung semuanya menikmati acara itu dengan gembira sekali dan, walaupun cuacanya tidak bagus tetap banyak pengunjung yang datang ke sini. Dan katanya para penari Indonesia itu semuanya rajin berlatih sejak beberapa bulan yang lalu.


Selain pertunjukan tarian Indonesia, pengunjung juga diberi kesempatan untuk mencoba membatik dengan gratis. Orang Korea yang sangat suka dengan kerajinan tangan sangat memperhatikan kegiatan membatik itu.

Bagaimana sdr pendengar? Lebih dari 1000 jenis tanaman dan ada juga Indonesian day.. nampaknya sangat menyenangkan bukan? Untuk menikmati lagi pameran bunga internasional besar seperti ini, katanya kita harus menunggu sampai 3 tahun lagi. Saya sendiri berharap anda juga sempat datang ke sini dan menikmati pameran yang indah ini…

Bunga Kimilsungia, Simbol Perekat Indonesia-Korea Utara

Bunga Kimilsungia, Simbol Perekat Indonesia-Korea Utara


bunga Kimilsungia, bunga nasional Republik Rakyat Demokratik Korea (RRDK). Bunga yang juga menjadi simbol persahabatan antara kedua bangsa ini diserahkan pertama kali oleh Presiden Soekarno sebagai hadiah ulang tahun kepada Presiden Kim Il Sung pada saat berkunjung ke Indonesia tahun 1965.

Bunga sejenis dendrobioum itu, kemudian diberi nama Kimilsungia. Bunga ini dikembangkan secara luas di RRDK. Untuk memperingati hari kelahiran Presiden Kim Il Sung, atau yang dikenal dengan Day of the Sun, pemerintah RRDK menyelenggarakan Festival Bunga Kimilsungia tiap tahunnya.

Menurut buku yang diterbitkan Pyongyang Korea pada abad ke-20: 100 Kejadian Penting, Kim Il-sung pernah berkunjung ke Indonesia untuk menemui rekan sejawatnya, Soekarno. Kim diajak berjalan-jalan di Kebun Raya Bogor, ketika itu:

dia berhenti di depan sekuntum bunga tertentu, batangnya meregang lurus, daunnya membentang seimbang, memberikan tampilan yang cantik, dan warna merah mudanya pada saat mekar menunjukkan keanggunan dan martabatnya; dia berkata bahwa tumbuhan itu terlihat menawan hati, berbicara meluap-luap karena telah berhasil menemukannya. Soekarno berkata bahwa tumbuhan itu belum memiliki nama, dan dia akan menamainya menurut nama Kim Il Sung. Kim Il Sung menolak tawaran Soekarno, tetapi Soekarno tetap bersikeras bahwa menerakan nama Kim Il Sung bagi bunga itu adalah sebuah kehormatan yang besar, sebab Kim Il Sung telah menunjukkan penggalian yang besar demi manfaat yang diraih umat manusia.





Tamu Negara, PM RDR Korea Marsekal Kim Il Sung Sabtu siang djam 13.15 dengan pesawat Iljusin 25 telah mendarat dilapangan udara internasional Kemajoran, dengan disambut oleh Presiden Soekarno, didampingi oleh WPM II Leimena, Menko. Djenderal Nasution dan beberapa menteri lainnja.

Judul dan kepala berita di atas dikutip dari harian sore Sinar Harapan halaman satu tanggal 10 April 1965 karena harian Kompas baru terbit pertama kali pada 28 Juni 1965.

KUNJUNGAN Perdana Menteri Republik Demokrasi Rakyat Korea (Korea Utara) Kim Il Sung 10-20 April 1965 itu tampak disambut dengan meriah oleh Presiden Soekarno dan rakyat. Sinar Harapan melaporkan, Dilapangan udara Kemajoran dan disepandjang djalan sampai Istana Merdeka ribuan penduduk menjambutnya dengan penuh rindu.

Kunjungan itu dimaksudkan untuk menghadiri peringatan dasawarsa Konferensi Asia Afrika di Bandung. Hangatnya hubungan Indonesia dan Korea Utara (Korut) itu tampak pula dengan dianugerahkannya gelar doktor honoris causa kepada Kim Il Sung. Doktor kehormatan di bidang ilmu teknologi diterima dari Universitas Indonesia dan penganugerahannya dilakukan di Istana Merdeka tanggal 15 April.

Soekarno dan Kim Il Sung juga menandatangani naskah pernyataan bersama tanggal 15 April 1965 di Istana Merdeka tentang "Perdjoangan Bersama Melenjapkan Nekolim".

Tanggal 13 April 1965 Soekarno mengajak Kim Il Sung ke Kebun Raya Bogor (KRB). Ketika melihat koleksi anggrek di rumah kaca KRB, Kim Il Sung terpesona menyaksikan anggrek yang sedang indah berbunga. Presiden Soekarno spontan menawarkan untuk menamai bunga itu Kim Il Sung. Kebetulan sekali, bunga anggrek hasil silangan penyilang anggrek CL Brundt asal Makassar tersebut belum diberi nama. Kim Il Sung yang merasa gembira sekali atas penghargaan itu langsung setuju.

Anggrek Kim Il Sung baru dibawa ke Korut tahun 1975. Tahun 1981, bunga ini didaftarkan Guntur Soekarnoputra ke lembaga botani di London, Inggris, dengan nama bunga dendrobium kimilsung. Bunga yang biasa disebut kimilsungia menjadi bunga kebanggaan Korea Utara sejak tahun 1995. Bunga tersebut selalu tampil pada festival bunga yang diselenggarakan saat peringatan hari ulang tahun Kim Il Sung (Kompas, 16/7/2002).




sumber : WIkipedia

Sunday, 26 June 2011

MBC korea

MBC Drama Awards - 2010

The Daesang winners, Han Hyo Joo and Kim Nam Joo, Congratulation.

Tgl. 31 Des 2010 memang hari dengan jadwal paling padat di Korea, khususnya kalangan entertainment. Kali ini MBC Drama Awards di Goyang, Propinsi Gyeonggi.

Hosts : Lee So Yeon (Huibin kita haha) dan Kim Yong Man

Best Couple, Gong Hyo Jin and Chep eh Chef, Lee Seon Kyun (Pasta)

MBC Awards kali ini diwarnai dengan berbagai tudingan miring misalnya, degradasi nilai award, MBC dikatakan memberikan award dengan mudah sesuai keinginan MBC. Seperti Daesang, MBC membaginya, ada dua penerima, Han Hyo Joo dan Kim Nam Joo.

Han Hyo Joo memberikan pidato yang menyentuh, ia berterima kasih pada orang tuanya karena selalu mengingatkan untuk menjadi garam dan terang bagi dunia.
Dan Kim Nam Joo berterima kasih pada penulis dan lighting director karena sudah membuat kulitnya berkilauan seperti porselen.

Pihak MBC berkata : Drama award bukanlah kontes, tapi suatu upacara untuk mengakhiri tahun dengan kesan baik dengan mendukung dan mendorong satu sama lain. Kenyataan bahwa kami behkan menilai drama kami sendiri dan mengambil 'aspek' kontes dari pertunjukan. Tujuan acara ini adalah untuk memberi selamat pada mereka yang sudah kerja keras sepanjang tahun dalam wujud tropi, dan untuk mendukung program2 yang mendapat rating kecil.

Dia melanjutkan, "Mengenai pemenang2 untuk tahun ini, benar2 sulit untuk memutuskan dengan jelas siapa pemenang paling superior, itulah mengapa kami memberikan hadiah ganda. Terlepas, dua kategori penghargaan pada awalnya dimaksudkan untuk dua pemenang pula."

Atas tudingan bahwa pemenang ganda membuat nilai award turun, dia berkata : "Kami yang membuat drama dan kami juga yang menilainya, jadi sulit untuk menentukan 'status' penghargaan itu. Kami tahu akan lebih berarti bagi seseorang untuk memenangkan award-nya sendiri, tapi dari sudut pandang kami, semua aktor dan aktris benar2 mengagumkan dan mengesankan. Kami tidak merasa harus dengan spesifik meranking mereka menjadi ranking satu dan dua."

Kalau aku bilang sih memang tidak ada yang punya karakter dan peran kuat kaya Mishil tahun lalu hehehe..
Daftar Penerima Awards :

Daesang (Grand Prize): Kim Nam-joo (Queen of Reversals), Han Hyo-joo (Dong Yi)
Top Excellence, Actor: Jung Jun-ho (Queen of Reversals), Ji Jin-hee (Dong Yi)
Top Excellence, Actress: Gong Hyo-jin (Pasta), Shin Eun-kyung (Flames of Desire)

Excellence Award, Actor: Park Shi-hoo (Queen of Reversals),
Lee Min-ho (Personal Taste)
Excellence Award, Actress: Park Eun-hye (Pink Lipstick), Lee So-yeon (Dong Yi)

New Actor: Lee Sang-yoon (Home Sweet Home), Lee Tae-sung (Playful Kiss, Enjoy Life)
New Actress: Park Ha-sun (Dong Yi), Jo Yoon-hee (Goldfish)

Golden Acting Award, Serial Drama: Kim Bo-yeon (Goldfish), Park Sang-won (Goldfish)
Golden Acting Award, Supporting Role: Kim Yoo-seok (Dong Yi), Ha Yu-mi (Queen of Reversals)
Golden Acting Award, Veteran Actor: Park Jung-soo (Enjoy Life, Queen of Reversals),
Im Chae-moo (Enjoy Life)

Popularity Award: Kim Hyun-joong (Playful Kiss), Han Hyo-joo (Dong Yi)
Best Couple Award (Viewers’ Pick): Lee Seon-kyun & Gong Hyo-jin (Pasta)
Drama of the Year (Viewers’ Pick): Dong Yi

Child Actor Award: Kim Yoo-jung (Dong Yi, Flames of Desire), Lee Hyung-seok (Dong Yi)
Family Award: Gloria

Character Daesangs (Apa ini, MBC?)
Hot Temper Award: Lee Seon-kyun (Pasta)
Loser Award: Jung Jun-ho (Queen of Reversals)
Multiple Personality Award: Shin Eun-kyung (Flames of Desire)
Crude Language Award: Im Chae-moo (Enjoy Life)
Inappropriately Silly Award: Ji Jin-hee (Dong Yi)

Special Awards
PDs’ Award, Drama: Oh Kyung-hoon (Home Sweet Home)
PDs’ Award, Acting: Lee Tae-gon (Goldfish, Chae Jung-ahn (Queen of Reversals)

TV Category
Writer of the Year: Go Hye-rim (Tears of the Amazon, Park Hyun-joo (Enjoy Life), Jo Eun-jung (Goldfish)
Lifetime Achievement: Na Mun-hee, Jung Hye-sun
Special Award, Voice Dubbing: Song Joon-seok (CSI)
Special Award, Announcer: Moo Ji-ae (Zero)
Special Award, Reporter: Park Jin-woo (Live Morning)

Radio Category
Top Excellence Award: Jo Young-nam (Radio Age)
Excellence Award: Hyun Young (Jung-oh’s Request Line), Bae Chil (Bae Han-sung, Bae Chil-soo’s Fight)
Newcomer: Noh Hong-chul (Noh Hong-chul’s Friends)

Lifetime Achievement: Sung Kyung-seob (News Touch)
Writer of the Year: Park Chang-seob (Sohn Seok-hee’s Focus)
Announcer: Lee Joo-yeon (Lee Joo-yeon’s Movie Music)
Reporter: Kim Yu-ri (2pm Date)


Ji Jin Hee & Han Hyo Joo

Kim Yoo Jung (Ada kecenderungan di drama Korea, kalau aktor anak2 mulai berakting, semua aktor dewasa jadi memudar hahaha...)

Kim Hyun Joong, masih populer...
Min Ho
Jung So Min
Gong Hyo Jin
Lee Tae Sung
Kenapa bukan mereka ya best couple-nya ?
Lee Min Ho (Personal Taste, tanpa kehadiran Sohn Ye Jin)
Chae Jeong An
Park Eun Hye
Park Ha Sun
Park Shi Hoo
Shin Eun Kyung
So Yu Jin
Yoo Seung Ho

Lee Min Ho @ MBC Awards