Ada beberapa jenis jarum yang bisa digunakan untuk membuat sulaman dengan pita yaitu :
Gunting
Gunting digunakan untuk menggunting benang dan pita
pada saat menyulam.
Ada berbagai macam ukuran gunting.
Untuk pekerjaan menyulam gunakan gunting kecil.
Tudung jari/Cincin jahit
Tudung jari gunanya untuk melindungi jari dari tusukan
ujung jarum pada saat menyulam dengan tangan.
Bentuknya seperti tudung dengan bagian atas berlekuk untuk menahan ujung jarum.
Tudung jari dikenakan pada jari tengah tangan kanan
Pendedel
Pendedel atau pembuka jahitan digunakan untuk mendedel apabila
ada hasil jahitan atau sulaman yang kurang bagus atau salah.
Tetapi penggunaannya harus hati-hati karena bisa merusak hasil sulaman atau kain.
Karbon jahit
Karbon jahit mengandung lilin berwarna dan tersedia
dalam beragam warna.
Untuk bahan berwarna gunakan karbon berwarna putih
atau kuning.
Pemidangan
Pemidangan digunakan agar hasil sulaman bagus dan
tidak berkerut.
Ukuran pemidangan ada yang besar dan ada yang kecil.
Pilihlah pemidangan sesuai desain hiasan dan jenis kain.
Pensil digunakan untuk menjiplak desain hiasan
ke kain/bahan yang akan disulam.
Bahan untuk membuat sulaman dengan pita yaitu :
- Pita
Pita mempunyai banyak warna, corak dan
ukuran. Untuk menyulam pilihlah pita yang lembut namun cukup kuat untuk
menembus kain dan tidak merusak pita maupun kainnya. Gunakan pita
sesuai jenis desain yang akan dibuat.Jika ingin membuat bunga yang
kecil gunakan pita dengan ukuran kecil. Untuk sulaman bunga besar maka
gunakan pita dengan ukuran lebar.
- Benang Sulam
Benang sulam tidak terpisahkan dari kegiatan
menyulam. Benang bisa melengkapi desain seperti untuk membuat tangkai,
putik dan sebagainya.
3. Jenis kain yang digunakan untuk menyulam harus
dapat dilalui oleh jarum, benang dan pita. Pilihlah kain dengan serat
yang tidak terlalu rapat agar dengan mudah jarum dapat melaluinya.
Teknik Sulaman Pita
Untuk mulai menyulam terlebih dahulu siapkan pita secukupnya (cukup 20
cm sampai 30 cm) karena pita akan cepat menjadi kusut dan aus apabila
menembus kain berulang-ulang.
Untuk mulai menyulam siapkan pita yang akan disulam sesuai langkah-langkah berikut ini :
- Guntinglah dari ujung guntingan pita kira-kira 0,5 cm
- Tariklah pita hingga jarum melewati pita tersebut
- Tariklah pita dengan tangan kiri sementara tangan yang lainnya menarik pita hingga terbentuk ikatan kecil pada pangkal jarum
- pada ujung pita sebaiknya disimpul mati saja
Jika satu sulaman telah selesai dibuat atau pita
kurang panjang, maka sulaman harus diakhiri. Bagaimana caranya? Cukup
dengan menyimpul mati pita dengan rapat tetapi pita jangan ditarik
terlalu kencang. Karena akan merubah bentuk sulaman yang terakhir kita
buat.
Cara memasang pemidangan adalah sebagai berikut :
- Longgarkan skrup pemidangan pada bagian luar
- Pisahkan bagian yang ada di bawah kain dengan yang ada di atas kain
- Letakkan bagian yang tidak berskrup pada bagian bawah kain dan bagian yang berskrup pada atas kain
- Masukkan kain pada pemidangan
- Tariklah kain hingga kencang dengan kedua tangan hingga siap untuk disulam
- Untuk membuka pemidangan, longgarkan skrup lalu tekan dari luar pemidangan bagian dalam dengan jempol
Untuk mulai menyulam maka langkah-langkah yang harus dilakukan adalah sebagai berikut :
- Siapkan kain/benda yang akan disulam
- Gambar/jilaklah pola pada kain
- Pasang pemidangan dengan memastikan gambar desain ada
di atas
- Siapkan pita dan benang lalu pasang pada jarum
- Sulamlah sesuai dengan desain. Usahakan gambar desain
tertutup oleh pita agar hasil sulaman tersebut bersih dan rapi
Ada berbagai macam cara membuat tusuk untuk menyulam dengan pita, tetapi yang akan ditampilkan di sini hanya 6 macam tusuk.
Beberapa tusuk sulaman yang biasa digunakan pada sulaman benang juga
dapat dipakai untuk sulaman pita seperti tusuk tangkai, tusuk rantai,
tusuk jelujur dan lain- lain.
Dengan menggunakan jenis dan ukuran pita yang berbeda, satu tusuk
dalam sulaman pita dapat menghasilkan beberapa macam jenis bunga.
Dengan menambahkan payet, manik-manik dan beberapa macam tusuk sulaman
dengan benang sulam seperti untuk tangkai, daun, benang sari dan
sebagainya akan menghasilkan desain bunga yang berbeda dan lebih
indah.
Tusuk hias yang digunakan pada desain hiasan ini adalah :
- Straight Stitch
- Lazy Daisy Stitch
- Stem Stitch
- Spider Web Rose Stitch
- Gathered Rose Stitch
- French Knot